You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Cugung

Kec. Rajabasa, Kab. Lampung Selatan, Prov. Lampung
Info

Posbindu PTM


 

Lampiran : KEPUTUSAN KEPALA DESA CUGUNG
Nomor : 141/… /SK.PTM/III/2020
Tanggal   : 1 Maret 2020

 

 

KADER POS PEMBINAAN TERPADU PTM (POSBINDU)

DESA CUGUNG KECAMATAN RAJABASA

KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

POSBINDU ( AS-SYIFA )

 

NO

NAMA

JABATAN

KETERANGAN

1.

MUKMINAH

KADER POSBINDU

-

2.

WILDA DEWI PURNAMA

KADER POSBINDU

-

 

 

 

PETUNJUK PELAKSANAAN

POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR

( POSBINDU PTM)

 

Pengertian

Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini faktor resiko PTM terintegrasi (Penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes, penyakit paru obstruktif akut dan kanker) serta gangguan akibat kecelakaan dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dikelola oleh masyarakat melalui pembinaan terpadu. Posbindu PTM adalah bentuk peran serta masyarakat (kelompok masyarakat, organisasi, industri, kampus, instansi, sekolah dll) dalam upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi dan pengendalian dini keberadaan faktor resiko penyakit tidak menular secara terpadu.

Kegiatan Posbindu PTM :

  1. Monitoring faktor resiko bersama PTM secara rutin dan periodik.

(*) Rutin berarti kebiasaan memeriksa kondisi kesehatan meski tidak dalam kondisi sakit.

(*) Periodik artinya pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala.

  1. Konseling faktor resiko PTM tentang diet, aktifitas fisik, merokok, stress dll.
  2. Penyuluhan / dialog interaktif sesuai dengan masalah PTM yang ada.
  3. Aktifitas fisik bersama seperti olah raga bersama, kerja bakti, senam, jalan santai dll.
  4. Rujukan kasus faktor resiko sesuai kriteria kliniske Puskesmas.

 

Tujuan, Sasaran & Manfaat Penyelenggaraan Kegiatan Posbindu PTM

  1. Tujuan  :  Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor resiko PTM
  2. Sasaran : Kelompok masyarakat sehat, beresiko dan penyandang PTMatau orang dewasa yang berumur 15 tahun keatas.

Pada orang sehat agar faktor resiko tetap terjaga dalam kondisi normal.

Pada orang dengan faktor resiko adalah mengembalikan kondisi beresiko ke kondisi normal.

Pada orang dengan penyandang PTM adalah mengendalikan faktor resiko pada kondisi normal untuk mencegah timbulnya komplikasi PTM.

  1. Manfaat

Membudayakan Gaya Hidup Sehat dengan berperilaku CERDIK yaitu Cek kondisi kesehatan anda secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin  aktifitas fisik, Diet yang sehat dengan kalori seimbang, Istirahat yang cukup, Kelola stres dalam lingkungan yang kondusif di rutinitas kehidupannya.

  1. Mawas Diri Faktor resiko PTM yang kurang menimbulkan gejala secara bersamaan dapat terdeteksi & terkendali secara dini.
  2. Metodologis & Bermakna secara klinis

Kegiatan dapat dipertanggung jawabkan secara medis dan dilaksanakan oleh kader khusus dan bertanggung jawab yang telah mengikuti pelatihan metode deteksi dini atau edukator PPTM.

  1. Mudah Dijangkau Diselenggarakan di lingkungan tempat tinggal masyarakat/ lingkungan tempat kerja dengan jadwal waktu yang disepakati.
  2. Murah Dilakukan oleh masyarakat secara kolektif dengan biaya yang disepakati/sesuai kemampuan masyarakat.

 

Kegiatan

Jenis Kegiatan Posbindu PTM

  1. Melakukan wawancara untuk menggali informasi faktor resiko keturunan dan perilaku.
  2. Melakukan penimbangan dan mengukur lingkar perut, serta Indeks Massa Tubuh termasuk analisa lemak tubuh.
  3. Melakukan pengukuran tekanan darah.
  4. Melakukan pemeriksaan gula darah.
  5. Melakukan pengukuran kadar lemak darah (kolesterol total dan trigliserida).
  6. Melakukan pemeriksaan fungsi paru sederhana (Peakflowmeter)
  7. Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asetat) oleh tenaga bidan terlatih
  8. Melaksanakan konseling (diet, merokok, stress, aktifitas fisik dan lain-lain) dan penyuluhan kelompok termasuk sarasehan.
  9. Melakukan olah raga/aktifitas fisik bersama dan kegiatan lainnya.
  10. Melakukan rujukan ke Puskesmas
  11. Untuk jadwal sebaiknya diatur berdasarkan kesepakatan bersama  dengan memperhatikan anjuran jangka waktu monitoring yang bermanfaat secara klinis (lihat pada tabel anjuran pemantauan).

 

 

Alur Kegiatan Posbindu PTM

MEJA 1 : Pendaftaran

MEJA 2 : Wawancara

MEJA 3 : Pengukuran Tinggi Badan, Berat Badan, IMT, Lingkar Perut, Analisa Lemak Tubuh

MEJA 4 : Pemeriksaan Tekanan Darah, Glukosa Darah, Kolesterol Total dan Trigliserida, IVA,  dll

MEJA 5 : Edukasi / Konseling

 

 

Bagikan artikel ini: